Jumat, 27 September 2019

Sindrom Geriatri di Usia Lanjut? Inilah Tips Penanganannya!

Memasuki usia lanjut secara otomatis terjadi penurunan fungsi dari masing-masing organ tubuh, baik pria ataupun wanita. Hal itu sudah terjadi secara alamiah dan tidak bisa dihindari oleh setiap orang. Selain itu, usia tersebut akan lebih rentan terhadap berbagai masalah kesehatan karena kekebalan tubuh yang mulai berkurang. Seperti yang dirasakan oleh beberapa orang mengenai sindrom geriatri  yang merupakan kondisi secara klinis orang lanjut usia dan berdampak pada penurunan kualitas hidup, kecacatan dan lebih berbahaya dari hal itu adalah kematian.

Sindrom Geriatri di Usia Lanjut? Inilah Tips Penanganannya!

Banyak faktor yang menyebabkannya sindrom pada usia lanjut tersebut, masing-masing melibatkan bagian tubuh. Jika dari dunia medis hal itu terlihat dari 4 faktor utama seperti adanya gangguan usia lanjut, gangguan fungsi kognitif, gangguan saat menjalani aktivitas sehari-hari dan gangguan ketika mobilitas. Sampai dengan saat ini bagi orang awam mengenai pengertian sindrom tersebut masih sulit untuk dipahami secara cepat. Tetapi Anda bisa kenali beberapa kondisi yang termasuk dalam bagian sindrom tersebut seperti adanya resiko terjatuh, lemah, pusing, gangguan tidur, susah makan sampai dengan gangguan tulang.

Dalam dunia kedokteran mengenai masalah yang satu tersebut, ada banyak usaha perawatan yang bisa dilakukan. Tetapi masing-masing perawatan harus disesuaikan terlebih dahulu dengan kondisi secara nyata. Umumnya, ada beberapa kondisi yang menyertai seperti:

1. Inkontinensia urine.
Bagi lansia yang mempunyai kondisi seperti ini sangat disarankan sekali untuk mengurangi beberapa konsumsi seperti kopi, minuman alkohol, sampai dengan menghindari rokok. Inkontensia urine umumnya lebih mudah ditangani dengan beberapa usaha seperti pemberian obat, alat bantu medis, terapi intervensi, stimulasi listrik pada beberapa saraf sampai dengan latihan kandung kemih.

2. Gangguan tidur.
Ini termasuk dalam kondisi yang menyertai sindrom geriatri pada lansia, secara otomatis akan memberikan pengaruh pada kualitas hidup dan juga kesehatannya. Untuk itu perlu penanganan yang baik seperti melakukan terapi perilaku kognitif atau mengkonsumsi obat-obatan dari dokter yang sudah ahli.

3. Delirium.
Lalu ada kondisi darurat yang merupakan kebingungan secara tiba-tiba, jika lansia mengalami masalah ini perlu untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Misalnya saja melakukan terapi untuk memastikan keamanan dan stabilitas kondisi medis serta psikologis lansia sebelum semuanya terlambat.

4. Demensia.
Kemudian kondisi yang perlu mendapatkan penanganan lebih khusus lagi adalah demensia. Dimana ini bisa diatasi dengan memberikan obat resep dokter, vitamin, ataupun beberapa penguat lainnya. Penyebab dari masalah ini sendiri beragam tetapi selain obat bisa pula diatasi dengan terapi perilaku, terapi okupasi, sampai dengan rehabilitas.

Diatas merupakan beberapa kondisi yang sering dialami oleh para lansia dan mempengaruhi kualitas hidupnya. Secara umum memang banyak hal yang menjadi faktor pemicu seperti genetik, lingkungan sampai dengan sosial yang bisa membuat kesehatan berkurang. Menjadi lansia memang keharusan setiap orang tetapi untuk tetap sehat saat usia lanjut sebuah pilihan. Makanya mulailah untuk mempunyai gaya hidup sehat sehingga tetap kuat sampai dengan usia bertambah. Kurangi memikirkan hal yang tidak terlalu baik untuk kesehatan.

Dukungan dari orang sekitar menjadi salah satu hal utama untuk membuat kesembuhan dan kesehatan baik pada lansia. Seperti misalnya saja kasih sayang anak dalam berbagai bentuk perhatian, bantuan dan masih banyak lagi lainnya. Jika memang masih merasa kebingungan seperti apa penanganan sindrom geriatri pada lansia, bisa langsung saja konsultasikan pada dokter yang lebih ahli. Sekian, semoga ulasan diatas dapat bermanfaat bagi Anda.

Artikel Terkait

Sindrom Geriatri di Usia Lanjut? Inilah Tips Penanganannya!
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email